Penyebab token masih merah setelah diisi biasanya diakibatkan oleh Anda sendiri. Seperti Anda salah memasukkan token karena kurang teliti, atau penyebab lainnya karena error pada meteran listrik hingga masalah pada sistem jaringan.

Sebelum masuk ke pembahasan masalah, perlu diketahui pengertian dari beberapa istilah berikut:

Token listrik: adalah 20 digit angka yang dimasukkan ke meter prabayar atau meteran listrik. Kalau di dunia pulsa, token adalah voucher pulsanya.

Meteran Listrik: adalah alat pengukur pemakaian energi listrik, atau gampangnya dia perangkat yang menempel di dinding rumah Anda. Tempat Anda bisa memasukkan token, atau mengecek segala hal berkaitan dengan kWh listrik.

Jumlah kWh: adalah angka yang ditunjuk di meteran Anda. Itu menunjukkan jumlah listrik yang Anda miliki. 

Penyebab Token Listrik Masih Merah Setelah Diisi

C98f4e7669c7ef6afd5d9b7a75c1f93e
C98f4e7669c7ef6afd5d9b7a75c1f93e

Sebenarnya dari judulnya ini kurang tepat. Harusnya penyebab meteran listrik masih merah setelah diisi. Tapi tak apa, mari kita cari tahu beberapa penyebabnya:

1. Anda salah memasukkan token listrik

2. Meteran listrik error

3. Token yang Anda masukkan kadaluarsa

4. Masalah pada jaringan listrik, atau kesalahan pada server pusat

5. Setting alarm meteran kurang tepat membuat meteran tetap merah walaupun sudah diisi

Dari banyaknya penyebab yang disebut di atas, dua hal yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengecek ulang token listrik dan atur setting ulang alarm meteran. Jika masalahnya diakibatkan meteran error, jaringan hilang atau kesalahan pada server, Anda cukup menunggu sampai error itu hilang sendiri.

Baca: Perbedaan Akun WA Diblokir Orang, Akun Tidak Aktif dan Nomor Anda Dihapus

Cara Mengatasi Token Masih Merah Padahal Sudah Diisi Karena Salah Isi Token

Tanda token berhasil masuk adalah, jumlah Kwh pada meteran bertambah. Misalnya yang awalnya cuma berjumlah 5 kWh, berubah menjadi 50 kWh. Tunggu beberapa detik, nanti jumlahnya akan berubah setelah token dimasukkan. Dan sebelum perubahan jumlah ini, nanti akan muncul tulisan “benar” pada meteran listrik.

83e31c17a178ae61216f494b2f3ed81f 2
83e31c17a178ae61216f494b2f3ed81f 2

Jika tanda “benar” atau perubahan jumlah tidak kunjung muncul, atau yang muncul malah tulisan “salah”, itu tandanya token yang Anda masukkan salah. Hal ini bisa disebabkan karena Anda kurang teliti, atau token tersebut salah tulis, itu jika token yang Anda beli ditulis penjual, bukan diprint.

Cara Mengatasi:

Eja angka demi angka dengan benar, masukkan semua angka token ke meteran listrik kemudian tekan tombol warna merah untuk melakukan proses. Jika yang muncul adalah “benar”, maka proses sudah selesai. Tapi jika muncul “salah”, berarti ada masalah dengan token. Coba Anda masukkan lagi, dan jika masih salah, coba konfirmasi ke penjualnya barangkali dia salah ketik.

Lihat Juga: Tidak Bisa Menautkan WhatsApp Web

Cara Mengatasi Meteran Listrik Bunyi Padahal Meteran Listrik Masih Banyak

Contoh kasusnya di sini kWh meteran listrik masih banyak, 20 kWh misalnya, tapi alarm sudah berbunyi dan lampu berwarna merah. Untuk mengatasi masalah ini, Anda bisa setting ulang kWh minimal alarm meteran berbunyi.

Minimal kWh paling kecil yang bisa dipilih adalah 5 kWh. Jumlah ini sesuai dengan ketentuan dari PLN. Sementara ada juga pilihan selain 5 kWh, yaitu 20 kWh, 15 kWh atau 10 kWh. Anda mau pilih yang mana? Nantinya jika kWh listrik mencapai di angka yang Anda pilih tersebut, alarm akan menyala tanda sudah harus diisi.

Cara Setting Alarm Meteran Listrik:

Masukkan angka “456”, itu adalah nomor untuk mengganti batas minimal kWh agar alarm berbunyi. Lalu tambahkan jumlah kWh yang Anda inginkan di belakangnya. Apakah 5 kWh, 10, 15 atau 20.

Cara menulisnya begini, jika 5 kWh, masukkan “45605”. Jika 10 kWh, masukkan “45610”, dan seterusnya. Dengan begini masalah meteran menyala padahal pulsa masih banyak bisa diatasi.

Tagged in: